Gubernur Papua Tengah Hadiri HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua yang berlangsung di Nabire, Sabtu (17/10/2026).
ARUNGNEWS.COM, NABIRE-Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun masyarakat yang damai, rukun, bermartabat, dan sejahtera. Ia mengajak keluarga besar Gereja Bethel (Gereja Pentakosta) di Tanah Papua (GBGP) terus memperkuat persatuan serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Meki Nawipa dalam sambutannya pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 GBGP di Tanah Papua yang berlangsung di Nabire, Sabtu (17/10/2026).
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Meki menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh keluarga besar GBGP. Ia menilai perjalanan selama tujuh dekade menjadi bukti panjangnya pengabdian dan kesetiaan gereja dalam memberitakan Injil serta membangun kehidupan rohani umat di Tanah Papua.
Menurutnya, perjalanan tersebut tidak terlepas dari kontribusi para pendiri gereja, pendeta, gembala jemaat, hamba Tuhan, dan seluruh jemaat yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, serta pengorbanan untuk menjaga dan mengembangkan pelayanan gereja hingga saat ini.
Perayaan HUT ke-70 GBGP mengangkat tema “Bangkit dalam Pengharapan, Menabur dalam Kasih untuk Menjadi Terang”, yang berlandaskan firman Tuhan dalam Kitab Yesaya 60:1.
Meki menjelaskan, tema tersebut mengandung pesan penting bagi umat Kristiani untuk tetap memiliki pengharapan dalam menghadapi tantangan kehidupan, menumbuhkan kasih melalui kepedulian terhadap sesama, serta menjadi teladan melalui perkataan, sikap, dan tindakan sehari-hari.
Ia berharap nilai-nilai tersebut terus menjadi landasan pelayanan GBGP, sehingga gereja tidak hanya menjadi tempat pertumbuhan iman, tetapi juga menghadirkan pengharapan dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Meki menegaskan, gereja memiliki peran strategis dalam perjalanan pembangunan Papua. Selain membangun kehidupan spiritual, gereja turut berkontribusi dalam bidang pendidikan, kepedulian sosial, serta penanaman nilai-nilai perdamaian, persaudaraan, dan kebersamaan.
Atas dasar itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memandang lembaga keagamaan sebagai mitra penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, bermartabat, dan sejahtera.
Menurut Meki, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan daerah. Diperlukan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan serta para pemimpin gereja.
Ia pun mendorong keluarga besar GBGP di Tanah Papua untuk terus mengambil bagian dalam mendukung program pembangunan, membina generasi muda, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat.
Selain menjaga keharmonisan sosial, Meki juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap anak-anak dan generasi muda. Ia menilai mereka merupakan masa depan gereja sekaligus harapan bagi Tanah Papua.
Karena itu, pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan menanamkan nilai-nilai kasih, persaudaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan. Dengan demikian, keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan bersama yang damai.
Pada momentum peringatan tujuh dekade tersebut, Meki berharap GBGP menjadikan perjalanan panjang pelayanannya sebagai bahan refleksi untuk memperkuat komitmen dan meningkatkan kualitas pelayanan pada masa mendatang.
Ia menginginkan GBGP terus bertumbuh menjadi gereja yang kuat dalam iman, kokoh dalam persatuan, serta konsisten menghadirkan kasih bagi sesama.
Dalam sambutannya, Meki juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Sinode GBGP di Tanah Papua, Pdt. Fortunatus Numberi, seluruh jajaran pengurus, para pendeta, gembala jemaat, serta Ketua Panitia HUT ke-70, Pdt. Bernard Amir Wali, beserta seluruh panitia yang telah bekerja menyukseskan perayaan tersebut.
Ia berharap peringatan HUT ke-70 tidak sekadar menjadi perayaan seremonial, tetapi juga mempererat persekutuan, memperkuat semangat pelayanan, dan meningkatkan kontribusi gereja bagi masyarakat.
“Teruslah bangkit dalam pengharapan, menabur dalam kasih, dan menjadi terang bagi masyarakat, gereja, serta Tanah Papua yang kita cintai,” demikian pesan Meki Nawipa.
Ia juga berharap Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati seluruh pelayanan GBGP di Tanah Papua dan menyertai upaya bersama dalam membangun Provinsi Papua Tengah yang semakin maju, damai, dan sejahtera.(**)