Alami Hipotermia Dua Pendaki Gunung Puncak Cartensz Pyramid Meninggal Dunia

  •   News
  • Minggu, 02/03/2025 - 23:33:03 - dibaca: 1958
Evakuasi pendaki yang menjadi korban meninggal dalam pendakian di Puncak Cartenz Pyramid, Provinsi Papua Tengah, Ahad (2/3/2025).
Evakuasi pendaki yang menjadi korban meninggal dalam pendakian di Puncak Cartenz Pyramid, Provinsi Papua Tengah, Ahad (2/3/2025). / foto : antara

MEEPAGO.COM-Dua orang perempuan meninggal dunia dalam pendakian ke gunung Puncak Cartensz Pyramid di Provinsi Papua Tengah, akibat mengalami hipotermia.

“Benar ada dua pendaki (perempuan) asal Jakarta dan Kota Bandung (sesuai domisili KTP) meninggal dunia karena mengalami hipotermia,” kata Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman di Timika, Papua Tengah, Ahad (2/3/2025).

Hipotermia adalah kondisi ketika suhu tubuh turun drastis hingga di bawah 35 derajat Celcius, di mana suhu tubuh normal manusia berkisar antara 36,5 – 37,3 derajat Celcius.

Akibatnya, jantung dan organ vital lainnya gagal berfungsi. Jika tidak segera ditangani, hipotermia dapat menyebabkan henti jantung, gangguan sistem pernapasan, bahkan kematian.

Kapolres menjelaskan satu jenazah bernama Elsa Laksono telah dievakuasi ke RSUD Mimika.

Seorang lagi, lanjut dia, bernama Lilie Wijayanti Poegiono dijadwalkan akan dievakuasi pada hari Senin (3/3).

Elsa Laksono meninggal dunia saat perjalanan turun dari Puncak Carstenz Pyramid karena indikasi terkena gejala acute mountain sickness (AMS). Korban dievakuasi ke RSUD Mimika pada pukul 06.10 hingga 09.26 WIT.

Lilie Wijayanti Poegiono dinyatakan meninggal dunia terkena gejala AMS saat turun dari Puncak Gunung Carstenz Pyramid pada hari Sabtu (1/3) sekitar pukul 02.07 WIT setelah dievakuasi oleh rekan dan pemandu pendamping di Teras Dua.

Direncanakan kedua korban itu akan diterbangkan ke Jakarta pada hari Senin (3/3) dengan menggunakan pesawat Lion Air.(***)

 




Berita Terkait

Pemprov Papua Tengah Siapkan Cold Storage Terbesar di Mimika, Pembangunan Dimulai 2027

ARUNGNEWS.COM,MIMIKA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah merencanakan pembangunan fasilitas penyimpanan ikan dan ...

Kerukunan Lintas Agama Dinilai Jadi Modal Sosial Percepat Pembangunan Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,NABIRE-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah menilai kerukunan antarumat beragama memiliki per...

Gubernur Meki Nawipa Letakkan Batu Pertama Sekolah Asrama di Kago, Puncak

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa, SH, meletakkan batu pertama pembangunan sekolah berp...

Bangun 7 Asrama Pelajar, Pemprov Papua Tengah Siapkan SDM untuk 20 Tahun ke Depan

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat sumber da...

APBD Papua Tengah Berubah, Belanja Naik Jadi Rp4,18 Triliun dan Pendapatan Rp2,75 Triliun

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama DPR Papua Tengah menyepakati perubahan Anggaran Penda...

Gubernur Nawipa dan Komisi II DPR RI Kunjungi Puncak, Fokus Infrastruktur hingga Listrik Pedalaman

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fork...

Sekilas Info Provinsi Papua Tengah

MEEEPAGO.COM-Papua Tengah adalah sebuah provinsi di Indonesia bagian timur yang telah dimekarkan dari provinsi Papua pad...

Pj Sekda Lantik Empat Pejabat PTSP

NABIRE-Pj. Sekda Provinsi Papua Tengah, Frest James Borai melantik empat Pejabat Fungsional Penata Perizinan di lingkung...

Kunjungi Puncak Jaya, Kapolda Papua Tengah Minta 2 Kubu Hentikan Perang

NABIRE- Pasca-konflik antara kedua massa pendukung pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Puncak Jaya...

Tak Hanya Kencani dan Bunuh Siswi SMP di Sukoharjo, Nanang Pernah Cabuli Mertua serta Aniaya Anak Istri

KOMPAS.com - Nanang Trihartanto (21), warga Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah ditetapkan sebagai tersangka pembu...