YPMAK Dukung Sinkronisasi Data Penerima Beasiswa dengan Pemda

  •   Pemerintahan
  • Senin, 07/04/2025 - 15:44:28 - dibaca: 1778
YPMAK Dukung Sinkronisasi Data Penerima Beasiswa di Provinsi Papua Tengah. foto : istimewa
YPMAK Dukung Sinkronisasi Data Penerima Beasiswa di Provinsi Papua Tengah. foto : istimewa

MEEPAGO.COM-Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) mendukung penuh Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Mimika melakukan sinkronisasi data penerima bantuan beasiswa agar semakin banyak anak-anak asli Papua memperoleh akses pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi. 

Ketua Pengurus YPMAK Leonardus Tumuka di Timika, Senin, mengatakan rencana melakukan sinkronisasi data penerima program beasiswa disampaikan oleh Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa saat mengunjungi Kantor di Timika YPMAK baru-baru ini.

"Tentu kami sangat mendukung ide dari bapak Gubernur Papua Tengah untuk melakukan sinkronisasi data penerima bantuan beasiswa, supaya yang sudah menerima bantuan beasiswa dari YPMAK, tidak lagi mendapatkan bantuan beasiswa dari pemerintah daerah agar semakin banyak anak-anak Papua menikmati fasilitas pendidikan," kata Leonardus.

Ia berharap hal itu tidak menimbulkan persepsi negatif di kalangan masyarakat, sebab upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua membutuhkan keterlibatan semua pihak dan harus menjadi gerakan bersama."Semua anak Papua memiliki hak yang sama untuk bersekolah, entah melalui dukungan beasiswa dari YPMAK maupun melalui pemerintah daerah. Kami melihat ini hal positif, sehingga adik -adik yang belum dapat bantuan pendidikan bisa mendapatkannya dan ke depan ini bisa merata," kata Leonardus, Doktor pertama suku Kamoro lulusan Universitas Filipina, Los Banos, Lagua pada 2015.

Sebagai lembaga pengelola dana kemitraan dari PT Freeport Indonesia, katanya, YPMAK selaku mitra strategis pemerintah terus memberikan dukungan kepada Pemda baik di tingkat provinsi maupun kabupaten guna memajukan dan membangun dunia pendidikan, khususnya generasi muda Papua Tengah.

Kunjungan kerja Gubernur Nawipa bersama Wagub Deinas Geley dan Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong ke YPMAK baru-baru ini dinilai memberikan harapan dan semangat baru untuk bersama sama melakukan kolaborasi membangun masyarakat baik di bidang pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.Sejak 1996, PT Freeport Indonesia melalui dana kemitraannya telah memberikan bantuan beasiswa bagi ribuan putra-putri Suku Amungme dan Kamoro dan lima kekerabatan suku di Papua untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SD hingga Perguruan Tinggi.

Apresiasi gubernur

Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa saat berkunjung ke Kantor YPMAK di Timika baru-baru ini mengapresiasi komitmen PT Freeport Indonesia dan YPMAK membangun pendidikan generasi mudah Papua."Luar biasa, YPMAK telah mencetak banyak orang Papua yang berhasil, termasuk saya menjadi Gubernur Provinsi Papua Tengah," kata Meki Nawipa.

Gubernur Meki Nawipa bercerita bahwa sekitar 28 tahun lalu dirinya mendatangi Kantor Departemen Pengembangan Masyarakat (Community Development Department) PT Freeport di Jalan Yos Sudarso Timika yang sekarang menjadi Kantor YPMAK untuk mengurus permohonan bantuan beasiswa.

Melalui bantuan beasiswa dari PT Freeport saat itu, Meki akhirnya menyelesaikan pendidikan sebagai penerbang (Pilot). Perjalanan hidup Meki Nawipa akhirnya mengantarnya menjadi Bupati Paniai periode 2018-2023 dan kini menjabat Gubernur Papua Tengah periode 2025-2030.Dalam periode sekitar 28 tahun, program beasiswa dari PT Freeport yang kini dikelola oleh YPMAK telah menghasilkan ribuan lulusan sarjana.

Tidak sedikit pula dari mereka kini berprofesi sebagai pilot, dokter, guru, ASN, bahkan beberapa diantaranya terpilih sebagai kepala daerah baik gubernur, wakil gubernur, bupati dan wakil bupati di Tanah Papua.Meki Nawipa merencanakan untuk melakukan sinkronisasi data penerima beasiswa dengan YPMAK dan Pemkab Mimika, agar tidak terjadi pendobelan data.

"Itu juga kita mengajarkan anak-anak kita untuk jujur dan berintegritas. Kalau dia ambil uang di sini , dia juga ambil uang di sana maka sudah pasti orang lain yang seharusnya layak untuk mendapatkan beasiswa akhirnya tidak dapat," ujarnya.

Membangun Papua Tengah, kata Meki, butuh kerjasama dan kolaborasi dengan semua pihak."Membangun negeri ini kita harus bersatu. Mari kita sama-sama, kita gotong-royong, kita bangun negeri ini dengan baik," katanya.((rls)

 

 




Berita Terkait

Kerukunan Lintas Agama Dinilai Jadi Modal Sosial Percepat Pembangunan Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,NABIRE-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah menilai kerukunan antarumat beragama memiliki per...

Gubernur Meki Nawipa Letakkan Batu Pertama Sekolah Asrama di Kago, Puncak

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa, SH, meletakkan batu pertama pembangunan sekolah berp...

Bangun 7 Asrama Pelajar, Pemprov Papua Tengah Siapkan SDM untuk 20 Tahun ke Depan

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat sumber da...

APBD Papua Tengah Berubah, Belanja Naik Jadi Rp4,18 Triliun dan Pendapatan Rp2,75 Triliun

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama DPR Papua Tengah menyepakati perubahan Anggaran Penda...

Gubernur Nawipa dan Komisi II DPR RI Kunjungi Puncak, Fokus Infrastruktur hingga Listrik Pedalaman

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fork...

Teras Mimika di Jakarta Jadi Etalase Produk Unggulan Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,TIMIKA-Produk kerajinan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Mimika, Papua Tengah, kini memili...

Pemerintah Kabupaten Mimika dan SKKP Segera Bangun 18 Dapur Sehat

MEEPAGO.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Daerah Satuan Kerja Kesejahteraan Pr...

Gubernur Papua Tengah Apresiasi Pembangunan Fasilitas Air Bersih Di Mimika Dan Akan Bangun Di Nabire

MEEPAGO.COM-Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa mengapresiasi pembangunan Water Treatment Plant (WTP) sebagai fasilitas ai...

Papua Tengah Wajibkan 90 Persen Non ASN untuk OAP PO

MEEPAGO.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah mewajibkan setiap perangkat daerah setempat wajib mengalokasikan...

PLN Hadirkan Listrik 24 Jam di 12 Kampung di Deiyai, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

MEEPAGO.COM-PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, terus menunjukkan komitmenn...