Gubernur Papua Tengah Dorong Akses Kesehatan Merata

  •   Pemerintahan
  • Kamis, 24/04/2025 - 18:02:48 - dibaca: 1629
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat membuka Rakerkesda pertama se-Papua Tengah di Nabire, Selasa (22/4/2025)
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat membuka Rakerkesda pertama se-Papua Tengah di Nabire, Selasa (22/4/2025) / foto : istimewa

MEEPAGO.COM-Pemerintah Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley menyelenggarakan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) pertama. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Papua Tengah, bertempat di Aula Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (22/4/2025).

Pelaksanaan Rakerkesda ini merupakan tindak lanjut dari dialog terbuka tentang program pendidikan yang sebelumnya dilaksanakan pada Kamis (17/4/2025).

“Tanpa kesehatan, semua potensi—baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun pelayanan publik—tidak akan berkembang optimal. Rakerkesda ini menjadi momen penting untuk menyatukan langkah, memperkuat komitmen, dan menyusun arah kebijakan kesehatan di Papua Tengah ke depan,” ujar Gubernur Meki Nawipa.

Rakerkesda ini dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah dr. Silwanus Soemoele, Sp.OG(K), para kepala dan sekretaris Dinas Kesehatan, serta direktur RSUD dari delapan kabupaten se-Papua Tengah. Turut hadir pula sejumlah organisasi dan lembaga mitra, termasuk KPA, WHO, UNICEF, instansi vertikal terkait, perguruan tinggi, YPMAK, serta PT Freeport Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa mengajak Dinas Kesehatan sebagai sektor terdepan untuk menyusun kebijakan pembangunan kesehatan yang kontekstual, memperhatikan kondisi geografis dan budaya masyarakat.

“Tema Rakerkesda kali ini, Sinergitas Asta Cita dan Papua Tengah Emas untuk Kesehatan yang Adil, Bermartabat, dan Berkelanjutan, sangat relevan. Tema ini mencerminkan semangat kolaborasi antara visi pembangunan nasional melalui Asta Cita dengan visi Papua Tengah Emas, demi menciptakan masyarakat yang adil, berdaya saing, bermartabat, harmonis, maju, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sejumlah narasumber dari berbagai lembaga nasional dan internasional turut hadir, seperti Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Biro Perencanaan dan Anggaran Kemenkes, BKKBN Papua, YPMAK, Klinik Wamena, BP3OKP Papua Tengah, KPA Provinsi Papua Tengah, WHO, PERDHAKI, serta tim ahli dari UI dan institusi lainnya.

Gubernur Meki menegaskan, Rakerkesda ini bukan sekadar forum evaluasi dan perencanaan, tetapi menjadi ruang strategis untuk : Menyusun strategi pembangunan kesehatan yang menyeluruh dan berbasis data; Meningkatkan kolaborasi lintas sektor di tingkat provinsi dan kabupaten; dan menyelaraskan program kesehatan nasional dan daerah agar berdampak nyata bagi masyarakat.

“Saya meminta agar Dinas Kesehatan memastikan setiap warga Papua Tengah—baik di pesisir, pegunungan, kota maupun kampung-kampung terpencil—memiliki akses yang setara terhadap layanan kesehatan yang berkualitas,” tegas Meki Nawipa, yang juga mantan Bupati Paniai.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan P2KB Papua Tengah, dr. Agus, M.Kes, CH, Med.CHt, mengakui bahwa wilayah Papua Tengah dengan delapan kabupaten memiliki tantangan geografis dan keberagaman suku, bahasa, serta adat istiadat.

Namun, ia menekankan bahwa tantangan ini justru menyimpan potensi lokal yang bisa dijadikan kekuatan dalam membangun sistem kesehatan.

“Pertama, pendekatan berbasis kearifan lokal dengan melibatkan tokoh adat, agama, perempuan, pemuda, dan komunitas dalam edukasi kesehatan. Kedua, pemanfaatan potensi lokal, seperti kader kesehatan dari masyarakat setempat atau sumber daya alam yang mendukung layanan kesehatan. Ketiga, menjadikan keluarga sebagai ujung tombak, dengan dukungan tokoh masyarakat sebagai agen perubahan,” jelas dr. Agus. (*)

 

 




Berita Terkait

Pemprov Papua Tengah Siapkan Cold Storage Terbesar di Mimika, Pembangunan Dimulai 2027

ARUNGNEWS.COM,MIMIKA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah merencanakan pembangunan fasilitas penyimpanan ikan dan ...

Kerukunan Lintas Agama Dinilai Jadi Modal Sosial Percepat Pembangunan Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,NABIRE-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah menilai kerukunan antarumat beragama memiliki per...

Gubernur Meki Nawipa Letakkan Batu Pertama Sekolah Asrama di Kago, Puncak

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa, SH, meletakkan batu pertama pembangunan sekolah berp...

Bangun 7 Asrama Pelajar, Pemprov Papua Tengah Siapkan SDM untuk 20 Tahun ke Depan

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat sumber da...

APBD Papua Tengah Berubah, Belanja Naik Jadi Rp4,18 Triliun dan Pendapatan Rp2,75 Triliun

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama DPR Papua Tengah menyepakati perubahan Anggaran Penda...

Gubernur Nawipa dan Komisi II DPR RI Kunjungi Puncak, Fokus Infrastruktur hingga Listrik Pedalaman

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fork...

Freeport Indonesia Setor Rp 4,63 Triliun Ke Pemda Papua Tengah Atas Keuntungan Bersih 2024

MEEPAGO.COM- PT Freeport Indonesia (PTFI) menyetorkan sekitar Rp 7,73 Triliun bagi pemerintah pusat dan daerah atas keun...

Transformasi Transportasi Monorel di Papua Tengah Antara Kebutuhan dan Keinginan

Oleh: Amoye PekeiPekerja sosial di Tanah Papua   FAKTOR-faktor mendasar dalam suatu pembangunan antara transporta...

Pemprov Papua Tengah Gelar Rakerkesda Bahas Isu Strategis Kesehatan

MEEPAGO.COM-Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Provinsi Papua Tengah menggelar r...

Terobosan Gubernur Meki Nawipa untuk Pendidikan Gratis di Papua Tengah

MEEPAGO.COM-Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa membuka Dialog Terbuka terkait pendidikan gratis di aula kantor gubernur ...