Papua Tengah Bergejolak, Menteri HAM Bahas Solusi untuk Puluhan Ribu Pengungsi

  •   Pemerintahan
  • Senin, 09/06/2025 - 19:21:43 - dibaca: 1071
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menggelar pertemuan terbatas.
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menggelar pertemuan terbatas. / foto : dokumen

MEEPAGO.COM-Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menggelar pertemuan terbatas dengan para pemangku kepentingan dari Papua Tengah untuk membahas krisis kemanusiaan akibat konflik bersenjata di wilayah Intan Jaya dan Puncak. Pertemuan berlangsung di Bali, Jumat (6/6/2025), dan dihadiri Gubernur Papua Tengah, anggota DPRD provinsi dan kabupaten, serta Bupati Intan Jaya dan Bupati Puncak.

Dalam siaran pers yang dirilis Sabtu (7/6/2025), Natalius mengungkapkan konflik yang berlangsung selama beberapa waktu terakhir telah menyebabkan puluhan korban jiwa, luka-luka, hingga orang hilang. Sebanyak 60.000 warga sipil terpaksa mengungsi ke daerah perkotaan seperti Nabire dan Timika. Dua distrik, yakni Sinak di Kabupaten Puncak dan Hitadipa di Intan Jaya, kini kosong total karena seluruh penduduknya telah meninggalkan wilayah tersebut.

“Pertemuan ini digelar agar saya bisa mendapatkan informasi langsung dari lapangan, dan memastikan penanganan yang tepat bagi para pengungsi dan wilayah terdampak konflik, khususnya di Intan Jaya dan Puncak,” ujar Natalius. “Lebih dari itu, kami ingin mendorong langkah-langkah rekonsiliatif demi perdamaian di Tanah Papua.”

Kementerian HAM, kata dia, akan segera menurunkan tim ke lokasi pengungsian untuk memastikan penanganan krisis dilakukan secara menyeluruh, termasuk menjembatani koordinasi dengan kementerian terkait di tingkat pusat.

“Kami akan mendorong pemenuhan kebutuhan pengungsi dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Tidak hanya penanganan logistik, tetapi juga rekonsiliasi sosial dan pemulihan kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah juga mengusulkan agar pos-pos militer yang menempati gereja atau rumah-rumah klasis segera dialihkan guna menghindari keresahan warga sipil.

Selain itu, forum turut membahas konflik sosial di Kabupaten Puncak Jaya yang dipicu oleh sengketa hasil Pilkada. Menteri HAM menilai perlu adanya pendekatan rekonsiliasi berbasis adat serta percepatan pelantikan kepala daerah definitif untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

“Khusus untuk Puncak Jaya, kita menyarankan penyelesaian melalui mekanisme adat serta mempercepat pelantikan bupati definitif agar masyarakat tidak terus hidup dalam ketidakpastian,” katanya.

Beberapa agenda lain yang turut dibahas meliputi program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Sekolah Rakyat, serta percepatan proyek infrastruktur Trans Papua yang tertunda akibat konflik.

Natalius juga menyampaikan bahwa Kementerian HAM saat ini tengah membentuk Kelompok Kerja Papua sebagai forum permanen lintas sektor untuk membahas isu-isu hak asasi dan pembangunan di Papua secara komprehensif.

“Kami dan pemerintah daerah memiliki niat yang sama: menjadikan Papua sebagai Tanah Damai melalui rekonsiliasi dan perdamaian. Itu yang paling penting,” pungkasnya.(***)

 




Berita Terkait

Pemprov Papua Tengah Siapkan Cold Storage Terbesar di Mimika, Pembangunan Dimulai 2027

ARUNGNEWS.COM,MIMIKA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah merencanakan pembangunan fasilitas penyimpanan ikan dan ...

Kerukunan Lintas Agama Dinilai Jadi Modal Sosial Percepat Pembangunan Papua Tengah

ARUNGNEWS.COM,NABIRE-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah menilai kerukunan antarumat beragama memiliki per...

Gubernur Meki Nawipa Letakkan Batu Pertama Sekolah Asrama di Kago, Puncak

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH- Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa, SH, meletakkan batu pertama pembangunan sekolah berp...

Bangun 7 Asrama Pelajar, Pemprov Papua Tengah Siapkan SDM untuk 20 Tahun ke Depan

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat sumber da...

APBD Papua Tengah Berubah, Belanja Naik Jadi Rp4,18 Triliun dan Pendapatan Rp2,75 Triliun

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama DPR Papua Tengah menyepakati perubahan Anggaran Penda...

Gubernur Nawipa dan Komisi II DPR RI Kunjungi Puncak, Fokus Infrastruktur hingga Listrik Pedalaman

ARUNGNEWS.COM,PAPUATENGAH-Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fork...

Bupati Paniai Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H kepada Umat Muslim

MEEPAGO.COM-Bupati Paniai, Yampit Nawipa, Amd.Tek, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah kepada ...

Wagub Papua Tengah Hadiri Peluncuran Koperasi Merah Putih Se-Papua

MEEPAGO.COM-Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menghadiri peluncuran pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Put...

Gubernur Papua Tengah Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila dengan Balutan Budaya Lokal

MEEPAGO.COM-Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa memimpin langsung upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di...

DPR Papua Tengah Nyatakan Dukungan terhadap Program Prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur

MEEPAGO.COM-Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah menyatakan komitmennya untuk mendukung program prioritas...