Tarif Stand MTQ ke-54 Provinsi di Muaro Jambi Capai Rp5–7 Juta, Pelaku UMKM Protes

Stand MTQ ke-54 Provinsi Jambi Tahun 2025. foto: istimewa
Stand MTQ ke-54 Provinsi Jambi Tahun 2025. foto: istimewa

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Pelaksanaan MTQ ke-54 Tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Kabupaten Muaro Jambi menuai kritik tajam dari pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pasalnya, tarif sewa stand yang dipatok panitia mencapai Rp5–7 juta per unit, dinilai terlalu tinggi dan memberatkan peserta pameran.

Seorang pelaku UMKM yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut dengan besaran tarif tersebut.
“Kami kaget karena harganya jauh lebih mahal dari sebelumnya. Untuk UMKM yang modalnya pas-pasan, ini sangat berat,” ujarnya.

Keluhan yang sama juga disampaikan beberapa pedagang lain. Mereka menilai panitia tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang lesu dan daya beli yang menurun. Tarif Rp5–7 juta dianggap tidak masuk akal untuk sebuah kegiatan yang seharusnya menjadi ruang promosi produk lokal.

Sejumlah warga menilai komersialisasi berlebihan dalam penyelenggaraan MTQ ke-54 ini justru mengaburkan esensi kegiatan yang bersifat keagamaan dan kebudayaan.
“MTQ itu agenda masyarakat. Kalau standnya mahal, bagaimana UMKM mau ikut? Suasana jadi kurang hidup,” kata seorang warga.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi maupun panitia MTQ ke-54 belum memberikan keterangan resmi terkait alasan penetapan tarif Rp5–7 juta tersebut. Panitia masih diharapkan meninjau kembali kebijakan harga agar pelaksanaan MTQ tetap meriah dan tidak memberatkan pelaku UMKM.(**)




Berita Terkait

Rahman Usman Dorong Jambi Bidik Pasar Wisata Asia, Empat Taman Nasional Jadi Andalan

ARUNGNEWS.COM, JAMBI – Tokoh masyarakat Jambi, Rahman Usman, mendorong Pemerintah Provinsi Jambi memperkuat promos...

Rahman Usman Bongkar Strategi Bangun Jambi: Jangan Hanya Andalkan APBD, Gubernur Harus Jemput Dana Internasional

ARUNGNEWS.COM, JAMBI – Tokoh Jambi, Rahman Usman, menilai pembangunan Provinsi Jambi tidak seharusnya hanya bergan...

Gugatan Asap Bukan untuk Hari Ini, tapi untuk Kemarau Berikutnya

Oleh: Firmansyah, Founder YLBH Firman Keadilan BANYAK pertanyaan bernada pesimistis muncul terkait gugatan terhadap Gub...

Mahasiswa Turun ke Jalan, YLBH Firman Keadilan Tempuh Jalur Hukum: Gubernur Jambi Digugat atas Lambannya Penanganan Karhutla

ARUNGNEWS.COM,JAMBI – Tekanan terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi terkait penanganan kebakaran hutan dan ...

Gubernur Jambi tak serius cegah dan tanggulangi bencana kebakaran

Oleh: Firmansyah, S.H., M.H.Advokat, Ketua YLBH Firman Keadilan SETIAP musim kemarau, warga Jambi seolah kembali menyak...

Kabut Asap Tak Kunjung Reda, Warga Jambi Siapkan Gugatan terhadap Gubernur dan Perusahaan

ARUNGNEWS.COM,JAMBI-Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus menghantui masyarakat Jambi mendor...

KPK Soroti Gratifikasi dan Fee Proyek, Isu di Kota Jambi Kian Menguat

ARUNGNEWS. COM-, JAMBI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperingatkan maraknya praktik gratifikasi dan fee pr...

Kapolda dan Kajati Jambi Sepakat Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

ARUNGNEWS. COM-, JAMBI-Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Tinggi...

Gubernur Sherly Tjoanda Diangkat Jadi Duta Posbakum Indonesia

ARUNGNEWS.COM,MALUT- Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, resmi diangkat sebagai Duta Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ole...

Puskesmas Simpang Kawat Gelar Forum Konsultasi Publik Bahas Penguatan Integrasi Layanan Primer

ARUNGNEWS. COM,JAMBI-UPTD Puskesmas Simpang Kawat menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Kamis (30/10/2025) di aul...